Etika yang Menginjak HAM Karena Tergerus Zaman
Oleh: Purnama Rachmanita
Etika adalah sebuah sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.
Semakin maju zaman semakin maju teknologi, pergaulan dan cara berinteraksi antara satu dengan lainnya. Wajar jika kita sebagai manusia mengikuti kemajuan zaman ini, namun yang perlu diperhatikan saat ini adalah terkikisnya etika generasi penerus bangsa karna kemajuan zaman.
Bukan salah zaman dan teknologi, pun bukan salah milenials, mengingat penting nya pengajaran etika sejak dini dimulai dari lingkungan terdekat(keluarga). Tak dapat dipungkiri karna kini saat ada waktu bersama keluarga kebanyakan fokus pada gawai nya masing-masing.
Padahal kita ketahui bahwa negara Indonesia ini terkenal karna adat budaya yang menjungjung tinggi etika yang baik.Ramah tamah dan sopan santun adalah bagian dari citra Indonesia yang tidak dapat dipisahkan dimata dunia. Kebanyakan individu dimasa kini merasa gengsi jika harus bersikap sebagimana orang Indonesia pada umumnya, sudah sangat jarang sekali kita jumpai anak muda yang sudi bertegursapa saat berada di tempat umum, jangankan dengan yang tak mereka kenal bahkan dengan yang di kenal pun mereka lebih memilih menunduk pada gawai nya, atau bahkan lebih parah lagi seperti banyaknya kasus anak yang durhaka pada orangtuanya, kasus saling maki di tempat umum karna hal sepele, berkata kotor atau kasar di tempat umum, dan masih banyak lainnya yang tanpa kita sadari itu telah menginjak Hak Asasi korban atau Manusia ditempat kejadian.
Etika adalah sebuah sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.
Semakin maju zaman semakin maju teknologi, pergaulan dan cara berinteraksi antara satu dengan lainnya. Wajar jika kita sebagai manusia mengikuti kemajuan zaman ini, namun yang perlu diperhatikan saat ini adalah terkikisnya etika generasi penerus bangsa karna kemajuan zaman.
Bukan salah zaman dan teknologi, pun bukan salah milenials, mengingat penting nya pengajaran etika sejak dini dimulai dari lingkungan terdekat(keluarga). Tak dapat dipungkiri karna kini saat ada waktu bersama keluarga kebanyakan fokus pada gawai nya masing-masing.
Padahal kita ketahui bahwa negara Indonesia ini terkenal karna adat budaya yang menjungjung tinggi etika yang baik.Ramah tamah dan sopan santun adalah bagian dari citra Indonesia yang tidak dapat dipisahkan dimata dunia. Kebanyakan individu dimasa kini merasa gengsi jika harus bersikap sebagimana orang Indonesia pada umumnya, sudah sangat jarang sekali kita jumpai anak muda yang sudi bertegursapa saat berada di tempat umum, jangankan dengan yang tak mereka kenal bahkan dengan yang di kenal pun mereka lebih memilih menunduk pada gawai nya, atau bahkan lebih parah lagi seperti banyaknya kasus anak yang durhaka pada orangtuanya, kasus saling maki di tempat umum karna hal sepele, berkata kotor atau kasar di tempat umum, dan masih banyak lainnya yang tanpa kita sadari itu telah menginjak Hak Asasi korban atau Manusia ditempat kejadian.
Miris sekali jika fenomena ini dibirkan terjadi terus menerus, maka
hilanglah generasi ramah tamah dan sopan santun khas Indonesia yang dipuja
dunia.
Maka dari itu penulis mengajak semua pembaca untuk kembali meningkatkan
kepedulian antar sesama manusia, mulai dari hal kecil dengan saling tersenyum,
saling membantu , meminta maaf dan berterimakasih. Mari hargai orang lain sebagai mana kita menghargai diri sendiri.
Benar sekali kurangnya etika d zaman sekarang ini maka dari itu kita harus lebih memahami etika itu dan lebih meningkatkan kepedulian antar sesama.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus
BalasHapusBenar sekali, kita sebagai generasi muda harus terus meningkatkan kepedualian antar sesam, saling membantu dan menanamkan nilai positif dalam kehidupan sehari-sehariii
Terima kasih ilmunya, semoga berkah 🙏🙏🙏
BalasHapus